UNTAB Perkuat Branding dan Manajemen Kredit LPD
Badung – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bersama Fakultas Hukum Universitas Tabanan (UNTAB) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di LPD Desa Adat Lukluk, Kabupaten Badung pada Rabu (21/1/2026). FEB dalam Kegiatan ini mengangkat topik strategi branding produk LPD dan pemantapan manajemen kredit sebagai upaya memperkuat peran LPD dalam mendukung perekonomian desa adat. Sementara Fakultas Hukum dengan topik Kepastian hukum dalam jaminan eksekusi jaminan fidusia di LPD Desa Adat Lukluk
Kegiatan pengabdian ini dihadiri Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNTAB, I Made Hary Kusmawan,SE.,M.Si, dan Dekan Fakultas Hukum Untab Ida Ayu Windhari Kusuma Pratiwi.,SH.,M.H. Keduanya sepakat menyampaikan bahwa tujuan utama pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kinerja LPD agar dikelola secara lebih profesional, kompetitif, dan akuntabel melalui penguatan manajemen kredit serta pencitraan merek (branding).
“Melalui penguatan manajemen kredit dan strategi branding yang tepat, LPD diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan usaha sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat,” ujar Hary Kusmawan.
Hary Kusmawan menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberdayakan ekonomi desa, dengan memperkuat peran LPD sebagai penggerak utama ekonomi Desa Adat. Produk LPD diharapkan semakin dikenal luas, didukung oleh pengelolaan kredit yang sehat dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, tim pengabdian memberikan sejumlah masukan strategis kepada LPD Desa Adat Lukluk. Masukan tersebut meliputi diversifikasi produk LPD yang inovatif, pembangunan citra profesional melalui pelayanan prima dan pelatihan sumber daya manusia, serta penerapan manajemen risiko kredit yang ketat dengan menggunakan analisis 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition).
Selain itu, LPD juga didorong untuk memanfaatkan pemasaran digital yang menyasar generasi muda atau Gen Z, guna menjangkau nasabah baru. Seluruh strategi tersebut perlu didukung dengan penerapan Good Corporate Governance (GCG) dan transparansi agar kepercayaan masyarakat terhadap LPD semakin meningkat, sejalan dengan penguatan kualitas SDM dan program-program yang menarik.
Sementara itu, Ketua LPD Desa Adat Lukluk Made Andi Yuana menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat yang sangat positif bagi LPD, khususnya dalam meningkatkan pemahaman pengurus dan karyawan terkait pengelolaan kredit yang sehat, analisis kelayakan kredit, serta pengendalian risiko kredit.
“Materi yang disampaikan menjadi pedoman penting bagi kami dalam menjaga kualitas kredit agar tetap lancar dan berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihak LPD berharap agar kegiatan pengabdian seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. “Kami berharap melalui kegiatan ini, pengelolaan kredit di LPD semakin tertata, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ke depan, sinergi antara LPD dan perguruan tinggi seperti UNTAB diharapkan terus berlanjut untuk meminimalisir kredit bermasalah serta meningkatkan kepercayaan dan kesejahteraan krama desa adat,” ucapnya.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghadirkan dua pemateri utama. Materi “Strategi Branding Produk dan Manajemen Kredit di LPD” disampaikan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ni Luh Laksmi Rahmantari, S.E., M.M., yang menekankan pentingnya penguatan citra LPD melalui inovasi produk, peningkatan kualitas layanan, serta pengelolaan kredit yang profesional dan berorientasi pada keberlanjutan.
Selanjutnya, materi “Kepastian Hukum dalam Eksekusi Jaminan Fidusia di LPD Desa Adat Lukluk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung” dibawakan Dosen Hukum I Kadek Adi Surya, S.H., M.H. Materi ini membahas aspek hukum pelaksanaan jaminan fidusia sebagai upaya perlindungan hukum bagi LPD dalam pengelolaan kredit serta meminimalisir risiko kredit bermasalah.
Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Tri Dharma Perguruan Tinggi, sebagai bentuk komitmen kerja sama berkelanjutan antara Universitas Tabanan (UNTAB) dan LPD Desa Adat Lukluk dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
